Frame, Chasis atau rangka pada sepedamotor seperti juga rangka pada manusia atau hewan, salah satu fungsinya adalah sebagai tempat menempelnya komponen komponen sepeda motor. Umumnya mesin berada di dalam rangka ini, lengan ayun dan garpu depan tersambung dengan rangka melalui semacam persendian yang memungkinkan kedua komponen tersebut bergerak. Rangka sepeda motor juga berfungsi melindungi komponen komponen sensitif sepeda motor saat terjadi benturan.
Chasis atau frame atau rangka pada sepeda motor ada beberapa tipe :
1. Single Crade Frame. Rangka single cradle adalah rangka sepeda motor awal dan memiliki bentuk yang paling sederhana. Pada Rangka tipe ini mesin dikelilingi oleh pipa logam. Pipa utama yang terletak diatas umumnya memiliki ukuran yang lebih besar dibanding pipa lainnya. Jenis motor yang banyak memakai chasis ini adalah motor klasik seperti Zundapp. Motor offroad juga banyak yang memakai rangka ini.

Motor dengan rangka Single Cradle
2. Double crade Frame. Rangka Double cradle merupakan pengembangan dari rangka single cradle dengan modifikasi pada penambahan jumlah pipa penyangga mesin. Rangka jenis ini diyakini lebih kaku, lebih kuat, dan lebih ringan dibandingkan dengan rangka single frame karena pemakaian pipa berdiameter lebih kecil. Walaupun sekarang banyak tergantikan oleh jenis rangka perimeter, rangka double cradle banyak di pakai pada sepeda motor harian seperti Yamaha Scorpio, Kawasaki Ninja R/L/RR /KRR 150 dan bahkan Bajaj Pulsar dts-i 180

Chasis Double Cradle
3. Backbone Frame. Rangka Backbone terdiri dari Pipa utama tunggal yang menjadi tempat mesin menggantung. Rangka ini cukup sederhana dan ongkos produksinya terbilang cukup ekonomis. Biasanya para perancang juga menambah batang pipa dibagian depan yang mengarah kebawah untuk membantu menyangga mesin, seperti yang terlihat di Rangka Honda Tiger dan Honda Megapro

Backbone Chasis
4. Perimeter Frame. Sering kita salah kaprah menyebut jenis rangka perimeter menjadi rangka deltabox. Rangka perimeter ini paling banyak digunakan pada motor sport modern. Ada yang menyebut rangka jenis ini sebagai Twin Spar Frame. Konsep dasar desain rangka perimeter adalah memperpendek jarak antara setang setir dan lengan ayun, dengan tujuan agar segala macam efek-efek mekanika bahan pembuat rangka seperti elastisitas serta getaran akibat raungan mesin yang sedang dipacu dapat diminimalisasi sehingga dapat menambah kekakuan (Rigidity) sepeda motor. Segala efek-efek kelendutan akibat jarak setang dan lengan ayun yang panjang dapat dikurangi. Awalnya frame ini memakai bahan baja, tapi sekarang umumnya beralih ke pemakaian alumunium alloy untuk mengurangi beban motor seperti yang dipakai pada V-Ixion. Bahkan untuk motor balap, bahan yang digunakan dapat berupa serat karbon yang notabenenya lebih ringan tapi lebih kuat.

Chasis Yamaha R-1

Chasis Yamaha V-ixion
5. Trellis Frame. Rangka teralis banyak digunakan pada sepeda motor italia. Rangka ini menganut konsep dan dasar pemikiran yang sama dengan rangka perimeter tentu dengan perbedaan bentuk. Rangka Teralis biasanya berbentuk jalinan pipa-pipa turbular yang dilas satu-persatu. Bagi Produsen sepeda motor seperti Ducati dan MV agusta, memproduksi rangka teralis lebih murah daripada rangka perimeter. Rangka Perimeter akan ekonomis jika telah menyentuh basis produksi masal. Biaya riset rangka teralis pun murah. Semakin banyak pipa-pipa menyilang maka rangka akan semakin kaku, begitu juga sebaliknya. Tugas dari para periset sasis ducati menentukan setingan kekakuan rangka yang diinginkan dengan hanya menambah dan mengurangi potongan pipa pada rangka. Bayangkan dengan apa yang dilakukan untuk menentukan setingan kekakuan rangka perimeter yang tepat. Para periset harus menghitung berbagai macam variable macam kerapatan bahan dll, belum lagi harus membuat prototype baru setiap kali riset.

Trellis Chasis

Motor dengan Trellis Chasis
6. Monocoque Frame. Rangka monokok boleh dibilang rangka multi fungsi. Selain menjalankan fungsi rangka pada umumnya, rangka monokok bisa berfungsi tangki bahan bakar dan lain-lain sehingga rangka benar-benar merupakan bagian fisik utama motor yang terintegrasi secara utuh. Skuter Vespa Piagio merupakan contoh sepeda motor yang mengaplikasikan rangka jenis ini. Kawasaki Zx14 merupakan salah satu sportbike yang mengaplikasikan tipe rangka monoshock.

monoshock chasis

Kawasaki ZX14 yang menggunakan monoshock chasis
bukan monoshock mungkin bro .. tapi monokok..rangka integritas dengan mesin atau sebaliknya .. kalo salah mohon koreksi bro .. thanks .. salam kenal
Oleh: jambret racing on 21 Juli 2009
at 5:28 am
Salam kenal balik bro Jambret Racing.. (namanya unik deh..)
Thanks banget masukannya…
Aq tunggu masukannya yg lain..
Oleh: krisnadipayana2 on 22 Juli 2009
at 3:03 am
slm kenal…
monoshock apa yg cocok buat thunder 125….
thanks….atas masukannya…
Oleh: herry on 2 September 2009
at 7:35 am
Usul nih, di Indonesia kan belum keluar…
Gimana Kalau Entah Yamaha Atau Honda Ngeluarin Motor dengan model Cruiser (Naked Bike) Or Street Fighter, Mesin DOHC, 4 Valve, 2 Sparkplug, Trellis Frame, Monocoque Frame, Cakram depan belakang, Speedometer Digital, 150-160 cc, Radiator…
Model Kayak DucatiMonter gitu…
Harga ngak Mahal dibawah 20Jt lah…
Dijamin Laris Deh…
Oleh: Rolling Wons on 7 Januari 2010
at 2:41 pm
Setuju..!!!
Tapi pabrikannya yang gk mau ngeluarin..
Oleh: Krisna Dipayana on 8 Januari 2010
at 12:46 am
Mungkin ‘gak yah klo spda motor ‘gak pake frame atw rangka …. !??
Oleh: arif on 27 Maret 2010
at 3:46 am
mas posting teratas motor klasik di atas merknya apa?…..
Oleh: tegar on 26 Juni 2010
at 12:08 pm
gimana ya mendapat kan gambar membuat motiv rangka sasis motor kross
motorku CG 125 thn 70an
pengen rombak model motor kross
Oleh: jambexs on 26 Juni 2010
at 5:36 pm
saya mw usul gmana klo diterjemahkan chasis semua jenis kendaraan
Oleh: satriyo a. wibowo on 25 Agustus 2010
at 5:45 am
sejak ada pengetahuan tentang chasis saya jadi lebih mengerti dan ilmu otomotif saya sangat luas trima kasih
Oleh: satriyo a. wibowo on 25 Agustus 2010
at 5:51 am
kasi ilmu buat modif trail dari gl pro donk bro
Oleh: DENY on 3 November 2010
at 4:42 am
kalau spesifikasi data dan gambaran rangka almunium buat motor drag (konstur rangka motor ringan). boleh tau? blh minta datanya bro, but motor suzuki satria 120 R
Oleh: Rahmat on 16 Januari 2011
at 5:28 pm
kalau spesifikasi data dan gambaran rangka almunium buat motor drag (konstur rangka motor ringan). boleh tau? blh minta datanya bro, but motor suzuki satria 120 R. salam kenal
Oleh: Muhammad Rahmat on 16 Januari 2011
at 5:37 pm
kira-kira mx kalo mau modif ala YZF R125 pake rangka delta box bisa nga ya.
Oleh: gegedug balap on 16 Februari 2011
at 3:49 pm
pio, shocknya cepat gembos. setahn sekali diganti. ada yg bisa bantu apa yg kuat dan cocok buat pio ku yg sdh 3 TAHUN
Oleh: ilham on 20 Maret 2011
at 2:51 pm
kalo bebek termasuk apa? underbone bukan?
kawasaki athlete masuk monokok gak?
Oleh: dolanclinick on 18 Mei 2011
at 12:17 am
mantep bener share nya mas
Oleh: indrasetiawan on 21 Juli 2011
at 8:12 am
boleh tuker link ga mas

kita kan sama-sama ngeshare
nih link saya mas http://indrasetiawan17.wordpress.com/
terima kasih
Oleh: indrasetiawan on 21 Juli 2011
at 8:13 am
[...] Masa nya dulu. Kurang serius lagi di sektor mesin lagi karena mesin sudah mumpuni, suspensi sama chasis juga gak boleh kalah mumpuni juga berteknologi tinggi. Makanya suspensi yang jawara terus dilacak [...]
Oleh: Solusi akhir motor kencang (suspension) ?? « WELCOME TO INDO LIBRARY on 21 Juli 2011
at 8:29 am
ts rossa rosa
Oleh: jombangcoret on 17 Agustus 2011
at 3:07 pm
bang, ubah tengkix ongkos brapaan ya?
Oleh: Ramatz Ronin on 25 September 2011
at 3:25 pm
ha..ha.. kopi panas, tahu bacem, marlboro black.. pancen oye..!!
Oleh: Krisna Dipayana on 26 September 2011
at 9:30 am