
Sebatang Rokok di Alun-alun Kotaku
Sore itu aku lihat langit kotaku. Sedikit mendung namun tidak menggantung. Aku rasa malam ini tak akan turun hujan. Aku putuskan untuk menghabiskan masa intreyen motor Yamaha Scorpioku ke luar kota, sambil jalan-jalan. Maklum, selama seminggu ini kotaku selalu saja diguyur hujan dari sore sampai malam hari. Setelah motorku aku kilapkan, aku segera menstater dan membawa motorku keluar rumah tepat pukul 16.30 sore hari. Melewati alun-alun kotaku, aku tergoda untuk mampir sekedar membeli es puter yang menjadi kesukaanku sejak kecil. Dua batang rokok yang kuhisap dalam-dalam, menjadi pelipur laraku saat aku teringat carut-marutnya dunia. Indahnya taman kota dan tahi burung dara semakin menambah maraknya suasana.

Membongkar Headlamp Yamaha Scorpio

Headlamp Ori Scorpio dan Headlamp Variasi
Seusai Adzan Maghrib, aku pacu motorku ke kota tujuan. Aku memacu motorku tidak terlalu cepat. Sekitar 50 km/jam saja. Kan mau nyantai boss.. Tak kusangka, di tengah aku nikmati perjalanan itu, tiba-tiba didepanku ada sebuah becak lengkap dengan abang becaknya!! Entah darimana datangnya.. Untung saja aku masih lihai menghindarinya. Aku teruskan perjalananku. Tak lama kemudian, tiba-tiba ada ada penjual durian di depanku! Lagi-lagi munculnya secara tiba-tiba! Kaget bukan kepalang, aku banting setir ke kanan. Bayangkan jika aku menabrak durian dagangannya?!!?! Bisa benjut aku.. ha..ha..ha..!! Perasaanku mulai ragu, apakah aku akan meneruskan perjalanan atau tidak..
Saat itu Yamaha Scorpioku aku pasang lampu variasi model trail atau supermoto. Lampu tersebut hanya mampu menerangi sekitar 5 meter di depan. Belum lagi yang sorot sinarnya yang pecah, karena reflektornya yang nggak sip samasekali. Hal itu karena kebanyakan variasi motor / mobil tidak dibuat berdasarkan hasil ujicoba. Hanya mengejar model yang keren dan pas bila dipasang di motor.

Lampu Ori Scorpio sudah terpasang

Lampu Ori, lebih terang, lebih aman
Karena pertimbangan banyak hal (terutama keselamatan), saya langsung pulang ke rumah! Dari rumah saya langsung mengambil headlamp asli dan Yamaha Scorpio saya langsung aku bongkar. Saya ganti dengan headlamp yang asli / standard. Utak-atik di malam hari membutuhkan mata ekstra. Belum lagi serbuan laskar nyamuk haus darah yang terus menggigiti tubuhku tanpa mempedulikan umpatan-umpatan yang terlompat dariku. Setengah jam kemudian, selesai deh penggantian lampu motorku. Setelah dicoba, terasa betul bedanya. Teraaang men!!
Itulah sedikit pengalaman saya tentang variasi yang tidak sesuai standard. Mungkin saya kapok menggunakan variasi yang main-main dengan keselamatan.
kris..klu u pose yang ambil posenya siapa nih???? hayo….. foto sendirikah? ato ada someone atau mang udin, mang ujang ato jangan2 pak udin ha…ha…ha…
By: popo on 20 April 2009
at 11:29 pm
Wah bro…
mending Scorpio lampunya bisa terang n jauh…
Pulsar gw cuma 5 meteran, pecah kalo kena ujan, lampu jauhnya ga terang… Pasang fog lamp akhirnya….
By: Niksen_kodok_782 on 15 June 2009
at 10:39 am
Salam bro Niksen..
Pulsarian ya bro..?
Coba Pulsarnya dikasih lampunya Satria F yg baru..
kelihatannya mantap deh..
Pulsarnya bro Niksen yg 180 atau yg 200?
By: krisnadipayana2 on 16 June 2009
at 5:35 am
emng bener … lampu variasian blm tentu teruji, mungkin ada uang ada barang… tp klo bwt kantong kita2 mana mampu. selama masih ada part ORI pakailah itu, smpai kita mampu membeli yang lebih baik…
By: coper on 29 August 2009
at 6:29 am